Jumat, 1/03/2025 07:02:00 PM WIB
HeadlinePeristiwa

BPBD Kuningan Tangani Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang, Jalur Jalaksana-Ciawigebang Lumpuh

Advertisment


Pohon Kihujan tumbang di Jalan Raya Sindangbarang-Cipicung, menghalangi akses jalan akibat angin kencang dan hujan lebat, Jumat (3/1/2025).


KUNINGAN, (BK).-

Sebuah pohon besar jenis Kihujan tumbang akibat angin kencang dan hujan lebat yang melanda wilayah Desa Sindangbarang, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Jumat (3/1/2025). Insiden yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB itu sempat membuat akses jalan penghubung Jalaksana-Ciawigebang tertutup total.

Menurut laporan dari BPBD Kuningan, pohon Kihujan dengan diameter 60 cm dan tinggi 12 meter tumbang melintang di Jalan Raya Sindangbarang-Cipicung.

 “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun akses jalan sempat tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat,” ujar Tim Assessment Pusdalops BPBD Kuningan dalam keterangan resminya.

Hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang berlangsung sejak pukul 15.30 WIB disertai angin kencang diduga menjadi penyebab tumbangnya pohon tersebut. Laporan kejadian diterima BPBD Kuningan pukul 16.19 WIB, dan upaya penanganan langsung dilakukan oleh aparat desa, TNI, Polri, Damkar, serta masyarakat setempat.


Petugas BPBD Kuningan bersama aparat desa, TNI, Polri, dan warga membersihkan pohon Kihujan yang tumbang akibat angin kencang di Jalan Raya Sindangbarang-Cipicung. Akses jalan kini kembali normal setelah sempat tertutup total.



“Kami segera mengerahkan tim assessment dan penanganan untuk membantu membersihkan pohon yang tumbang,” imbuhnya.

Proses pemangkasan dan pembersihan pohon berlangsung hingga pukul 18.00 WIB. Saat ini, akses jalan sudah kembali normal dan bisa dilalui oleh kendaraan.

Kepala Desa Sindangbarang menjelaskan bahwa cuaca di lokasi saat ini masih hujan ringan. "Langkah lanjutan akan dikoordinasikan dengan pihak desa dan instansi terkait untuk memastikan kondisi aman," ujarnya.

BPBD Kuningan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi angin kencang dan pohon tumbang, terutama di tengah musim hujan yang masih berlangsung. (Apip/BK)