Advertisment
Cirebon, Kuningan, Majalengka – Aktivitas vulkanik Gunung Ciremai yang berada di Jawa Barat, mencakup wilayah Cirebon, Kuningan, dan Majalengka, masih berada pada tingkat normal. Hal ini disampaikan oleh Pos Pengamatan Gunungapi Ciremai dalam laporan aktivitas gunungapi periode 3 Januari 2025. Sabtu(4/1/25)
Menurut laporan, kondisi cuaca di sekitar Gunung Ciremai terpantau bervariasi, dari cerah hingga hujan dengan intensitas gerimis hingga deras.
“Suhu udara berkisar antara 21 hingga 29 derajat Celsius, dengan angin bertiup lemah hingga sedang ke arah barat daya,” ujar Hamdani, penyusun laporan dari Pos Pengamatan Gunungapi Ciremai.
Secara visual, gunung tampak jelas meskipun sesekali tertutup kabut tipis. Tidak ada asap yang terpantau keluar dari kawah. Selain itu, terdapat dua kali hujan dengan intensitas ringan hingga deras dalam periode pengamatan.
Dari segi kegempaan, tercatat dua kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 1,5–8 mm, durasi 87–105 detik, dan selang waktu S-P sekitar 15–35 detik.
Secara visual, gunung tampak jelas meskipun sesekali tertutup kabut tipis. Tidak ada asap yang terpantau keluar dari kawah. Selain itu, terdapat dua kali hujan dengan intensitas ringan hingga deras dalam periode pengamatan.
Dari segi kegempaan, tercatat dua kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 1,5–8 mm, durasi 87–105 detik, dan selang waktu S-P sekitar 15–35 detik.
“Kami juga merekam adanya noise akibat petir,” imbuhnya.
Gunung Ciremai saat ini berada pada Level I atau status Normal. Meski demikian, Badan Geologi melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat serta pengunjung agar tidak mendekati kawah dalam radius 500 meter demi keselamatan.
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat mengakses laporan resmi melalui situs MAGMA Indonesia di https://magma.esdm.go.id atau mengikuti pembaruan di media sosial PVMBG melalui tautan https://linktr.ee/PVMBG.
Laporan ini disusun berdasarkan data dari KESDM, Badan Geologi, dan PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Ciremai.(Apip Syaripudin/BK)