Senin, 1/06/2025 10:27:00 PM WIB
HeadlinePendidikan

SLBN Taruna Mandiri Gelar IHT untuk Tingkatkan Kompetensi Guru

Advertisment


Pembukaan IHT di SLBN Taruna Mandiri
Kegiatan IHT yang diadakan pada 2-3 Januari 2025 ini dibuka oleh Dr. Carlan dan diikuti oleh seluruh guru SLBN Taruna Mandiri, bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam menghadapi transformasi pendidikan.



KUNINGAN, (BK).-

 SLBN Taruna Mandiri sukses menggelar In House Training (IHT) dengan tema “Meningkatkan Kompetensi Guru di Era Transformasi Pendidikan Melalui Integrasi E-Kinerja dan Deep Learning Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka”. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, pada Kamis dan Jumat (2-3 Januari 2025), dihadiri oleh seluruh guru di sekolah tersebut. Selasa (7/1/25)

IHT merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap semester dengan tujuan untuk merefleksi dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran serta merencanakan tindak lanjut untuk semester berikutnya. Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Kadisporapar) Kabupaten Kuningan sekaligus Ketua Yayasan Taruna Mandiri, Dr. Carlan, M.M., Pd.

Dr. Carlan dalam sambutannya mengungkapkan bahwa peningkatan kompetensi guru sangat penting untuk mendukung transformasi pendidikan.

“Pendidikan di era transformasi ini membutuhkan kesiapan guru dalam menghadapi tantangan baru, terutama dengan adanya Kurikulum Merdeka,” ujarnya.

Kepala SLBN Taruna Mandiri, Kokoy Kurnaeti, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa tujuan utama IHT kali ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menghadapi transformasi pendidikan melalui integrasi e-kinerja dan deep learning dalam implementasi Kurikulum Merdeka.

“Saya sangat mengapresiasi ketua panitia dan seluruh jajaran yang telah berhasil menyelenggarakan kegiatan ini dengan lancar. Selama dua hari ini, semua materi telah disampaikan dengan baik,” kata Kurnaeti.

Lebih lanjut, Kurnaeti berharap IHT ini dapat memberikan wawasan baru bagi guru-guru di SLBN Taruna Mandiri, yang nantinya dapat diterapkan dalam pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.

 “Dengan pengetahuan dan wawasan yang didapat, kami berharap dapat menghasilkan lulusan terbaik yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga berwirausaha dan mandiri,” imbuhnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di SLBN Taruna Mandiri dan menghasilkan lulusan yang dapat berkontribusi positif di masyarakat, khususnya bagi anak-anak berkebutuhan khusus yang memiliki potensi luar biasa. (Apip/ BK)