Advertisment
KUNINGAN, (BK).-
Sebanyak 169 Kusir Delman yang tersebar di Kabupaten Kuningan mendapatkan kompensasi sebesar Rp 3 juta asalkan mereka tidak beroperasi selama arus mudik dan arus balik lebaran Idul Fitri 1446 H/ 2025 upaya mengurangi kemacetan.
Penyaluran kompensasi bagi kusir delman secara simbolis disampaikan Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, di Teras Pendopo Kuningan, Kamis (20/3/2025). Kebijakan ini dalam rangka mengurangi kemacetan diberbagai ruas jalan protokol maupun jalan kabupaten selama arus mudik lebaran berlangsung. Dengan menghentikan sementara kegiatan angkutan tidak bermotor itu, diharapkan para pihak dapat mengurangi kemacetan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati H Dian, mengatakan, penyerahan kompensasi itu dari Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM). Hal ini baru terjadi dalam rangka kelancaran arus mudik, berdasarkan hasil kajian para pihak terkait. Bahwa titik kemacetan salah satunya kendaraan tidak bermotor, termasuk delman dan becak. Untuk ketertiban disarankan istirahat dulu sementara, untuk mengurai kemacetan dimaksud.
“Berdasarkan kebijakan Pak Gubernur memberikan kompensasi. Delman tidak beroperasi sebelum dan sesudah H -7 dan H+ 7 lebaran. Semoga kompensasi ini dapat menyambut lebaran Idul Fitri bersama keluarga dengan gembira,” tutur H Dian.
Menurut keterangan, Kusir Delman di secara keseluruhan di Kab. Kuningan tercatat sebanyak 169 orang yang menerima kompensasi ini. Kebijakan tersebut berlangsung juga di Kabupaten Garut, Tasikmalaya, Subang dan Cirebon masuk dalam program ini. Pembayaran kompensasi bersumber dana dari APBD Pemprov Jabar.
Para kusir delman menyambut baik kebijakan ini. Sebagaimana disampaikan Dadi (55 tahun), salah seorang kusir delman asal Ciomas, Kecamatan Ciawigebang, mengatakan, stimulan ini sangat membantunya untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
“Alhamdulillah, kompensasi Rp 3 juta ini sangat membantu meringankan kebutuhan keluarga. Selain menarik delman, saya juga memiliki sedikit lahan sawah, jadi selama tidak beroperasi bisa fokus menanam padi dan kegiatan lainnya diluar kusir,” ucap Dadi.
Hal senada dikatakan Kusir Uci (60 tahun). Ia merasakan juga akan manfaat bantuan ini, sedikitnya bisa menyisihkan untuk perbaikan pedati. Untuk itu, selain kuda tetap sehat untuk diistirahatkan, juga memenuhi alat perlengkapan demi keamanan dan keselamatan penumpang.
Hadir dalam acara ini Wakil Bupati Kuningan, Hj Tuti Andriani, Kapolres Kuningan diwakili Kabag SDM Kompol Budiman, Kepala UPTD Pengelolaan Prasarana Perhubungan Wilayah IV Moch. Dan Fultun, S.Hut., M.Eng., M.Sc., serta pimpinan Bank BJB Kuningan. (HEM/BK)