Advertisment
KUNINGAN, (BK).-
Ribuan jamaah memadati Masjid Syiarul Islam, Kuningan, hingga ke halaman dan jalan untuk melaksanakan Salat Idulfitri 1446 H, Senin (31/3/2025). Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., hadir bersama keluarga dan ayahandanya, H. Sukardi (94). Turut serta dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Hj. Tuti Andriani, S.H., M.Kn., beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Salat Idulfitri dipimpin oleh KH. Aman Syamsul Falah, pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Falah. Sebelum salat dimulai, Bupati Dian menyampaikan rasa syukur atas kesempatan merayakan Idulfitri dengan penuh kebahagiaan.
“Kita harus terus berupaya melawan hawa nafsu dan keegoisan yang menjadi hikmah dari Ramadan,” ujar Bupati Dian dalam sambutannya.
Ia juga mengajak masyarakat menjadikan Idulfitri sebagai momentum mempererat silaturahmi dan membangun Kuningan yang lebih maju dan sejahtera.
“Semangat Ramadan yang penuh ketekunan dan pengorbanan harus terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” imbuhnya.
Bupati juga menyambut baik kepulangan warga perantau yang kembali ke Kuningan untuk merayakan Idulfitri.
“Selamat datang kembali ke kampung halaman. Semoga kebersamaan ini semakin mempererat kekeluargaan dan kecintaan terhadap tanah kelahiran,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati memaparkan visi pembangunan daerah yang bertajuk “Kuningan Melesat”, yang merupakan singkatan dari Maju, Empowering, Lestari, Agamis, dan Tangguh. Ia menegaskan bahwa pencapaian visi ini membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
“Untuk mewujudkan visi ini, kami telah menetapkan 10 program unggulan, antara lain Ngaji Diri untuk santri dan pesantren, Gema Sadulur bagi kaum dhuafa dan lansia, Jawara Tani untuk kesejahteraan petani, serta Pasar Raya guna pemberdayaan ekonomi rakyat,” jelasnya.
Selain itu, dalam 100 hari kerja, Pemerintah Kabupaten Kuningan akan fokus pada perbaikan infrastruktur jalan, penyehatan APBD, penyediaan bibit dan perbaikan irigasi pertanian, pengentasan kemiskinan, serta reformasi birokrasi.
“Pemerintah juga meningkatkan kualitas pendidikan dengan perbaikan ruang kelas, menstabilkan inflasi, mengurangi pengangguran melalui bursa kerja, serta memperkuat sektor pariwisata dan keagamaan. Termasuk, pemberian insentif bagi guru ngaji dan penyediaan 100 saluran air untuk warga miskin dan lingkungan pesantren,” sebutnya.
Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dalam membangun daerah.
“Mari bergandengan tangan mewujudkan Kuningan Melesat untuk Kuningan yang lebih maju dan sejahtera,” katanya.
Setelah salat, jamaah melanjutkan tradisi mushafahah di luar masjid. Warga saling bersalaman, menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan dalam semangat saling memaafkan.
“Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” ujar Bupati menutup sambutannya. (Apip/ BK)